Perawatan Motor Injeksi

Selamat siang, selamat berjumpa lagi dengan saya sebagai penulis, kali ini saya akan memberi sedikit tips untuk menambah awet motor Injeksi anda..


Baiklah, menurut informasi yang saya dapat, motor keluaran pabrik di tahun ini sudah hampir seluruhnya menggunakan teknologi injeksi. Dimana pengaplikasian suplai bahan bakar ke mesin menggunakan unit INJEKTOR bukan menggunakan karburator seperti mesin sepeda motor yang sudah terbit di tahun-tahun lalu. Unit injektor sendiri berfungsi menyemprotkan bahan bakar dari tank menuju ke kompresi didalam blok head yang berisi piston kit dan valve (klep) sebagai pembuat kompresi mesin. Injektor sepeda motor sama fungsinya dan hampir sama bentuknya dengan NOZZEL yang terdapat pada mesin mobil atau diesel yang berbahan bakar solar..

Sedikit saran bagi pengguna motor bermesin injeksi.. Mesin motor injeksi itu sebenarnya sangat bagus dalam hal efisiensi bahan bakar. Namun terdapat effect samping juga apabila perawatan motor injeksi tidak diperhatikan. Misalnya, kehabisan bahan bakar di jalan / tank kosong hingga mesin motor mati karena kehabisan bahan bakar, contoh kasus lagi misalnya motor injeksi kecelakaan atau roboh, itu juga mempengaruhi kinerja dan performa sensor injeksi, injektor, dan fuel pump.. O iya, untuk body juga bisa lecet kan sang pemilik bisa merasakan sakit walaupun mungkin tidak berdarah begitu.. hehe

Jadi kesimpulannya, motor injeksi memang lebih effisien dalam suplai bahan bakar, tenaga juga sama dan bahkan lebih kuat dibanding mesin ber-karburator, namun sebagai pengguna motor injeksi, anda harus teliti tentang keadaan, kesehatan mesin injeksi anda. Usahakan jangan sampai ada kerusakan pada unit injektor, fuel pump, atau bahkan pada sensor-sensor myang melekat pada mesin. Karena banyaknya sensor didalam mesin motor injeksi, maka saran saya pengguna motor injeksi lebih berhati-hati dalam penggunaan mesin motor berteknologi injeksi. Contohnya sensor injector, sensor air radiator, sensor kemiringan motor juga ada.. Lagipula, harganya juga bisa dibilang lumayan untuk spareparts original motor injeksi. Memang sih tergantung merk motor, misalnya harga injector Vixion kelahiran 2008-2012 (old vixion) itu harganya sekitar 600ribuan.. untuk Mio J, Mio M3 sekitar 400ribuan. Dan masih banyak lagi sparepart motor injeksi yang mahal harganya.

Untuk perawatan memang dibutuhkan ketlatenan tersendiri dalam mengurus mesin motor injeksi. Yang terpenting, motor injeksi diusahakan jangan sampai roboh dan jangan sampai kehabisan bahan bakar..

Dan ada juga hal yang akan terjadi apabila mesin motor injeksi roboh, atau kehabisan bahan bakar secara terus menerus. Hal yang pertama bisa terjadi adalah mesin ketika digas besar akan mengalami penghambatan, seperti suara yang tidak mormal, kadang juga ketika di beri gas mau buat jalan itu belum sampe 2 meter kadang mesin sudah mati dengan sendirinya.

Untuk penggunaan bahan bakar mesin injeksi sebaiknya di ubah-ubah.. dan usahakan jangan dicampur.. Maksudnya diubah-ubah , misal hari ini diisi sampai penuh menggunakan pertamax/pertamax plus/pertamax turbo, setelah tinggal sedikit sebaiknya diisi lagi dengan pertalite, dan begitu seterusnya. Kalau bisa jangan diisi bahan bakar itu itu saja (satu macam), ini untuk mencegah timbulnya kerak pada tank yang disebabkan endapan bahan bakar. Usahakan jangan mencampur 2 jenis bahan bakar dalam tank, karena bisa mempengaruhi kinerja injektor.

Jangan lupa cek artikel yang lainnya seputar roda dua :

Merawat Busi Motor Agar Awet dan Pembakaran Sempurna
Cara Meningkatkan Kecepatan Honda Beat Tanpa Tune Up
Mengatasi Busi Motor Yang Gosong
Perbedaan, Keunggulan, Kelemahan DOHC dan SOHC
Perawatan Motor Injeksi

0 Response to "Perawatan Motor Injeksi"